Nubuatan Berumur 800 Tahun Mengatakan Israel Akan Kehilangan Yerusalem Tahun Ini

rabbistalmud

(Available in English)

Di video berdurasi 14 menit yang ada di bawah artikel ini, Dr Patricia Green membagikan nubuatan yang berumur 800 tahun lalu dari Rabbi Judah Ben Samuel mengenai Yerusalem.

Rabbi Judah Ben Samuel hidup di abad 12 dan telah mendedikasikan hidupnya kepada Tuhan. Dia menulis nubuatan ini pada tahun 1217, yang sejauh ini cukup akurat hanya bagian terakhirnya yang belum tergenapi.

“Ketika Kesultanan Utsmaniyah menguasai Yerusalem, mereka akan memerintah Yerusalem selama delapan kali Yobel. Setelah itu Yerusalem tidak akan dikuasai siapapun selama satu kali Yobel dan kemudian pada Yobel kesembilan akan kembali kepada bangsa Yahudi – yang akan menandakan awal dari akhir zaman Mesias.”

Ketika ditanyakan darimana dia mendapatkan nubuat ini, dia berkata. “Nabi Elia, yang mendahului Mesias, muncul dan mengungkapkan banyak hal kepada saya dan menekankan syarat supaya doa itu dikabulkan adalah sukacita dan kerinduan akan kebesaran dan kekudusan Adonai.”

Penggenapan:

Bagian pertama dari nubuat ini sudah tergenapi 300 tahun yang lalu ketika Utsmaniyah (Turki) menguasai Yerusalem 1517.

Bagian keduanya digenapi 400 tahun kemudian di 1917 ketika Utsmaniyah kehilangan kontrol atas Yerusalem, dan waktu ini adalah delapan kali tahun Yobel karena tahun Yobel terjadi setiap tahun kelima puluh (Imamat 25:1-12). Utsmaniyah kemudian dikalahkan oleh Inggris 17 September 1917.

Bagian ketiga digenapi karena selama limapuluh tahun dari 1917 ke 1967 ketika Yerusalem tidak dikuasai siapapun.

Bagian keempan digenapi 7 Juni 1967 ketika Israel memenangkan Yerusalem sewaktu perang enam hari, yaitu tepat lima puluh tahun setelah Utsmaniyah menyerahkannya di 1917. 1967 Menjadi awal dari akhir zaman masa Mesias. Mereka menguasainya semenjak itu.

Karena nubuatan mengatakan Yerusalem akan kembali ke tangan bangsa Yahudi di tahun Yobel kesembilan, itu juga berarti kalau kepemilikan mereka berakhir di tahun Yobel kesepuluh, lima puluh tahun kemudian. Di video ini, Dr Patricia Green mengartikannya dan mengatkaan “Yerusalem akan tetap berada di tangan bangsa Yahudi sempai Yobel kesepuluh.”

Jika artinya benar, Israel akan kehilangan kontrol akan Yerusalem di akhir kalender Ibrani tahun 5777, yaitu di 20 September 2017, di awal tahun Rosh Hashana.

Ada alasan baik kenapa kita percaya ini akan terjadi. Bukan hanya karena empat bagian pertama sudah tergenapi, tetapi Israel sedang mengalami tekanan besar dari komunitas internasional untuk memberikan bagian timur Yerusalem kepada Palestina. Pada 23 Desember 2016, PBB telah mengesahkan Resolusi 2334, yang mengatakan Israel telah melanggar hukum internasional karena menduduki Yerusalem Timur dan negara bagian lain.

15 Januari 29017, 70 negara bertemu di Konferensi Paris untuk merencanakan bagaimana memaksa Israel untuk menyerahkan tanah mereka. Banyak saksi Kristus mendapatkan mimpi dan penglihatan bagaimana bencana bencana besar terjadi di Amerika karena mereka ikut dalam bagian rencana ini. Menurut laporan resmi kesepakatan belum terjadi, tetapi berdasarkan apa yang Fernanda Menagassi Lojac lihat, kebenaran tentang apa yang terjadi di Paris sedang di rahasiakan.

Memahami Masa Akhir Zaman:

Tuhan Yesus mengatakan kita tidak akan tahu hari dan masa kedatangan-Nya, tetapi Dia tidak mengatakan kira kira tahunnya kapan. Berdasarkan nubuatan Judah Ben Samuel, akhir zaman dapat tiba tidak lebih dari dua puluh atau tiga puluh tahun, dengan asumsi berikut ini.

Judah Ben Samuel mengatakan masa akhir zaman Mesias dimulai ketika Israel menguasai kembali Yerusalem yaitu di 16 Juni 2967, Jika itu benar, kita sudah berada dalam masa lima puluh tahun, dan ini penting karena Tuhan Yesus mengatakan “Sesungguhnya AKU berkata kepadamu, angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.” (Maitus 24:34)

Menurut Musa, satu generasi hanya sampai tujuhpuluh atau delapan puluh tahun.

Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya terburu bubur dan kami melayang lenyap (Mazmur 90:10)

Jika masa akhir zaman Mesias dimulai 1967, maka kemungkinan semuanya berakhir di 2037 (tujuhpuluh tahun) atau 2047 (delapanpuluh tahun)

 

DITERJEMAHKAN OLEH: WWW.MENUJUABBA.COM -PESAN, WAHYU, NUBUAT, RAHASIA, PENGLIHATAN DAN PENGAJARAN TERLENGKAP DARI TUHAN YESUS KRISTUS DI AKHIR ZAMAN)



In the 14-minute video shown below, Dr. Patricia Green shares an 800-year-old prophecy from Rabbi Judah Ben Samuel regarding Jerusalem.

Rabbi Judah Ben Samuel lived during the 12th century and consecrated his life to God. He wrote the following prophecy in AD 1217, which has so far proven to be accurate with only the final part of it remaining to be fulfilled.

“When the Ottomans conquer Jerusalem they will rule over Jerusalem for eight jubilees. Afterwards Jerusalem will become no-man’s land for one jubilee, and then in the ninth jubilee it will once again come back into the possession of the Jewish nation – which would signify the beginning of the Messianic end time.”

When he was asked where he received this prophecy, he said, “The prophet Elijah, who will precede the Messiah, appeared to me and revealed many things to me and emphasized that the pre-condition for answered prayer is that it is fueled by enthusiasm and joy for the greatness and holiness of God.”

Fulfillment:

The first part of his prophecy was fulfilled exactly 300 years later when the Ottomans took control of Jerusalem in 1517.

The second part was fulfilled 400 years later in 1917 when the Ottomans lost control of Jerusalem 400 years later, which equals eight jubilees because the year of jubilee occurs every fiftieth year (Leviticus 25:1-12). The Ottomans lost Jerusalem to the British on September 17 1917.

The third part was fulfilled during the next fifty years from 1917 to 1967 when Jerusalem was known as a no-man’s land.

The fourth part was fulfilled on June 7, 1967 when Israel took control of Jerusalem during the six-day war, which was exactly fifty years after the Ottomans lost it in 1917. 1967 also signified the start of the Messianic end time. They have maintained control ever since then.

Since the prophecy identifies Jerusalem coming back into the possession of the Jewish nation in the ninth jubilee, it implies the time of their possession ends by the tenth jubilee, fifty years later. In the video shown below, Dr. Patricia Green interprets it that way saying, “Jerusalem will remain under the control of the Jewish nation until the 10th Jubilee.”

If that is the correct interpretation, Israel must lose control of Jerusalem by the end of the Hebrew year 5777, which ends at sunset on September 20 2017, which is the start of Rosh Hashana.

There are good reasons to believe that will be fulfilled. Not only have the first four parts been fulfilled, but Israel is now facing great pressure from the International community to divide Jerusalem giving the eastern half to the Palestinians. On December 23 2016, the United Nations Security Council passed Resolution 2334, which claims Israel is in violation of International law due to their possession of East Jerusalem and other parts of their land.

On January 15 2017, seventy nations met at the Paris Peace Conference to make plans on how to force Israel to surrender their land. Z3 News contributing author Fernanda Menagassi Lojac shared an amazing dream in which she saw severe disasters striking the United States as a direct result of plans made in secret during the Paris conference. News reports suggested the danger passed as the UK refused to agree, but based on what Fernanda saw, the truth about really happened at the Paris agreement was kept secret.

Estimating The End of the Age:

The Lord Jesus said we would not know the day or the hour of His return, but he did not say anything about knowing the approximate year. Based on Judah Ben Samuel’s prophecy, the end of this age could come within the next twenty or thirty years, based on the following assumptions.

Judah Ben Samuel identified the Messianic end times began when Israel regained Jerusalem, which was June 17, 1967. If that is correct, we are already fifty years into the season, which is significant because the Lord Jesus said, “Truly I say to you, this generation will not pass away until all these things take place.” (Matthew 24:34)

Based on what King David wrote, one generation is seventy or eighty years.

“As for the days of our life, they contain seventy years, or if due to strength, eighty years, yet their pride is but labor and sorrow; for soon it is gone and we fly away.” (Psalm 90:10)

If the Messianic end times began in 1967, using King David’s definition would put the end in 2037 (seventy years) or 2047 (eighty years).

Iklan