Bagaimana Mengandalkan Kekuatan Tuhan dan Memiliki Kerajaan Surga

 

Light_From_Heaven

Pengajaran dari Bapa, Yesus dan Roh Kudus – Minggu 24 Juli 2016
Melalui Karunia Berbahasa Roh dan Karunia Menafsirkan Bahasa Roh

Berdoa di dalam Roh

Bapa, anak anak-MU saat ini siap untuk mendengarkan nasihat dan pengajaran dari pada-MU. Biarlah saat ini Engkau menguduskan dan mengosongkan hati kami, sehingga hati kami dan pikiran kami hanya tertuju kepada-MU. Sekarang ini kami siap, baik hati kami, pikiran kami. Biarlah setiap firman itu dicatat dalam hati kami dan tumbuh dalam hati kami dan berbuah pada waktunya.

Biarlah saat ini Engkau memberikan urapan dan otoritas kepada kedua hamba-MU. Kuduskanlah kedua bibir hamba-MU, sehingga apa yang keluar dari mulut mereka adalah benar dan daripada Engkau.

Sungguh hati kami rindu untuk mendengarkan pengajaran-MU, karena Engkaulah Tuhan yang kami puja. Engkaulah Tuhan yang kami sembah. Biarlah segala puji, horman dan kekuasaan, kemuliaan sampai selama lamanya hanya bagi-MU. Dalam nama Yesus. Amin.


Pengajaran dari Bapa, Yesus dan Roh Kudus

Sungguh AKU bersukacita berjumpa dengan anak anak-KU di tempat ini. Saat engkau bersukacita ada kekuatan baru mengalir dalam hidupmu. Saat ini AKU datang bersama sama dengan Raja Kaleb atau Jendral Kaleb.

Kalau engkau mendengar kata “Generasi Yoshua”, apakah yang dimaksudkan dengan istilah tersebut? Bukankah banyak yang berkata, “Ah itu orang orang muda berusia di 17-25 tahunan, itulah yang disebut Generasi Yoshua.” Tetapi siapakah yang dimaksudkan oleh Firman Tuhan sebagai generasi Yosua? Baiklah engkau membuka pada kitab Bilangan 14:20-35

Berfirmanlah TUHAN: “Aku mengampuninya sesuai dengan permintaanmu. 21 Hanya, demi Aku yang hidup dan kemuliaan TUHAN memenuhi seluruh bumi: 22 Semua orang yang telah melihat kemuliaan-Ku dan tanda-tanda mujizat yang Kuperbuat di Mesir dan di padang gurun, namun telah sepuluh kali mencobai Aku dan tidak mau mendengarkan suara-Ku, 23 pastilah tidak akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka! Semua yang menista Aku ini tidak akan melihatnya. 24 Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya. 25 Orang Amalek dan orang Kanaan diam di lembah. Sebab itu berpalinglah besok dan berangkatlah ke padang gurun, ke arah Laut Teberau.”

26 Lagi berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun: 27 Berapa lama lagi umat yang jahat ini akan bersungut-sungut kepada-Ku? Segala sesuatu yang disungut-sungutkan orang Israel kepada-Ku telah Kudengar. 28 Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN, bahwasanya seperti yang kamu katakan di hadapan-Ku, demikianlah akan Kulakukan kepadamu. 29 Di padang gurun ini bangkai-bangkaimu akan berhantaran, yakni semua orang di antara kamu yang dicatat, semua tanpa terkecuali yang berumur dua puluh tahun ke atas, karena kamu telah bersungut-sungut kepada-Ku. 30 Bahwasanya kamu ini tidak akan masuk ke negeri yang dengan mengangkat sumpah telah Kujanjikan akan Kuberi kamu diami, kecuali Kaleb bin Yefune dan Yosua bin Nun!31 Tentang anak-anakmu yang telah kamu katakan: Mereka akan menjadi tawanan, merekalah yang akan Kubawa masuk, supaya mereka mengenal negeri yang telah kamu hinakan itu. 32 Tetapi mengenai kamu, bangkai-bangkaimu akan berhantaran di padang gurun ini, 33 dan anak-anakmu akan mengembara sebagai penggembala di padang gurun empat puluh tahun lamanya dan akan menanggung akibat ketidaksetiaan, sampai bangkai-bangkaimu habis di padang gurun. 34 Sesuai dengan jumlah hari yang kamu mengintai negeri itu, yakni empat puluh hari, satu hari dihitung satu tahun, jadi empat puluh tahun lamanya kamu harus menanggung akibat kesalahanmu, supaya kamu tahu rasanya, jika Aku berbalik dari padamu: 35 Aku, TUHAN, yang berkata demikian. Sesungguhnya Aku akan melakukan semuanya itu kepada segenap umat yang jahat ini yang telah bersepakat melawan Aku. Di padang gurun ini mereka akan habis dan di sinilah mereka akan mati.”

Dari pembacaan tadi engkau tahu bahwa yang menjadi generasi Yosua bukan ditentukan oleh usia. Kalau engkau perhatikan Yosua dan Kaleb pada saat itu berusia 40 tahun, maka saat mereka selesai berkeliling di padang gurun 40 tahun, maka berarti saat mereka masuk tanah Kanaan, mereka berusia 80 tahun. Sedangkan generasi yang dikatakan berusia 20 tahun ke bawah, ditambah dengan 40 tahun di padang gurun, maka mereka akan berusia 60 Tahun ke bawah. Jadi generasi yang akan masuk ke tanah Kanaan umurnya berkisar dari yang baru lahir sampai usia yang Kaleb punya yaitu 80 tahun, sehingga generasi Yosua itu bukan berdasarkan umur secara jasmani.

Tapi dari pembacaan tadi AKU sudah menyebutkan syarat syarat untuk menjadi generasi Yosua untuk mewarisi tanah Kanaan. Bacalah pada ayat ke 22: Semua orang yang telah melihat kemuliaan-Ku dan tanda-tanda mujizat yang Kuperbuat di Mesir dan di padang gurun, namun telah sepuluh kali mencobai Aku dan tidak mau mendengarkan suara-Ku,

Syarat yang pertama tidak mencobai AKU dan mau mendengarkan Suara-KU. Kemudian bacalah ayatnya yang ke 26 dan 27 : Lagi berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun: 27 Berapa lama lagi umat yang jahat ini akan bersungut-sungut kepada-Ku? Segala sesuatu yang disungut-sungutkan orang Israel kepada-Ku telah Kudengar.

Syarat yang kedua adalah tidak bersungut-sungut atau dengan kata lain mau bersyukur dalam segala keadaan. Apakah di antara engkau sudah ada yang memenuhi syarat ini? (Jemaat terdiam) Kalau engkau tidak memenuhi syarat ini, berarti bisa dipastikan engkau tidak akan memperoleh janji untuk mendapatkan tanah Kanaan. Tetapi AKU bisa memberikan kepadamu tips supaya engkau bisa lolos masuk ke tanah Kanaan. AKU membawa hamba-KU Kaleb, karena dia mampu bertahan dan memperoleh tanah Kanaan. Bagaimana dia bisa mendapatkannya? Baiklah engkau membaca ayatnya yang ke 24: Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya.

Pada ayat ini dikatakan, bahwa pertama Kaleb mempunyai jiwa yang berbeda dari pada orang Israel pada umumnya. (Orang Israel bersungut-sungut, Kaleb tidak bersungut-sungut) dan kedua Kaleb mengikuti AKU sepenuhnya. Saat ini Kaleb akan membagikan sedikit apa yang menyebabkan dia bisa memperoleh janji Tuhan, engkau bisa membacanya pada kitab Yosua 14:6-12 (Perikop Kaleb Mendapat Hebron) Bani Yehuda datang menghadap Yosua di Gilgal. Pada waktu itu berkatalah Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, kepadanya: “Engkau tahu firman yang diucapkan TUHAN kepada Musa, abdi Allah itu, tentang aku dan tentang engkau di Kadesh-Barnea. 7 Aku berumur empat puluh tahun, ketika aku disuruh Musa, hamba TUHAN itu, dari Kadesh-Barnea untuk mengintai negeri ini; dan aku pulang membawa kabar kepadanya yang sejujur-jujurnya. 8 Sedang saudara-saudaraku, yang bersama-sama pergi ke sana dengan aku, membuat tawar hati bangsa itu, aku tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati. 9 Pada waktu itu Musa bersumpah, katanya: Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu dan anak-anakmu sampai selama-lamanya, sebab engkau tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati. 10 Jadi sekarang, sesungguhnya TUHAN telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini; 11 pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk. 12 Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu. Mungkin TUHAN menyertai aku, sehingga aku menghalau mereka, seperti yang difirmankan TUHAN.”

Engkau masing masing mempunyai hak pusaka masing masing atau engkau sering mendengar perkataan “Panggilan Tertinggimu”. Mungkin saat pertama kali engkau didoakan, engkau mendapatkan pernyataan, bahwa engkau akan menjadi jendral bintang sekian, dan engkau tahu jendral bintang sekian kotanya berapa, dari situlah engkau tahu berapa milik pusakamu dan seperti yang sudah diberitahukan kepadamu, keselamatan memang gratis, tetapi untuk bagian yang ini tidak ada yang gratis! Engkau harus bekerja kepada-KU, dan engkau harus merebut apa yang menjadi milik-MU, karena sementara ini milik pusakamu sedang dimiliki oleh iblis.

Sekarang AKU bertanya kepadamu, “Pada awal engkau mengikuti-KU, kasih mula mulamu begitu menggebu gebu, engkau mampu berdoa 8 jam sehari. Sekarang sudah bertahun tahun engkau ikut AKU, AKU mau tahu berapa jam sekarang engkau berdoa?”

Dulu engkau suka berperang dan iblis makanan kesukaanmu, sekarang kesukaanmu apa?

Sekarang engkau bosan untuk menyembah. Baiklah engkau belajar dari para pendahulumu, bagaimana mereka berguguran. Mereka gagal pada 2 syarat yang AKU berikan, mereka mencobai-KU dan menggerutu.

Saat ini AKU mau engkau tidak mencobai-KU dan jangan biarkan telinga-KU mendengar gerutuanmu. engkau tahu bagaimana caranya? Tentu saja dengan meminta kekuatan daripada-KU, seperti yang dikatakan Kaleb, dia tetap kuat sama seperti dia berumur 40 tahun. Menjaga staminanya.

Stamina berbicara dari daya tahan. Contohmya, saat seseorang berolah raga, kalau berlari 1 keliling sudah kecapaian dan tidak bisa berlari lagi, itu berarti staminanya kurang bagus, tetapi kalau dia bisa berlari keliling tanpa berhenti, berarti staminanya baik. Untuk mencapai stamina yang baik tentu harus ada proses yang harus dihadapinya. Mula mula harus berlatih lari dulu 1 keliling, kemudian dia berlatih lagi sampai mampu berlari 2 keliling, terus berlatih sampai akhirnya bisa lari tanpa henti sebanyak 20 keliling. Bahkan kalau mau, dia akan bisa terus menerus berlatih sampai berhasil berlari 40 keliling. Jadi AKU berkata kepadamu, untuk memperoleh kekuatan, engkau perlu berlatih, selain dari mengkonsumsi makanan yang bergizi.

Kekuatan itu harus berasal dari Tuhan. Banyak yang mengandalkan kekuatan dari uangnya, dari kepintarannya dari orang orang penting yang ada di belakangnya, tetapi saat orang orang penting itu sudah tidak ada, hartanya tidak ada, diserang penyakit, mengalami kelumpuhan, semuanya menjadi tidak berarti. Tetapi keuatan dari Tuhan akan ada untukmu untuk selama lamanya.

Kekuatan Tuhan itu seperti apa? Bukankah AKU berkata,. “The joy of the Lord is my strength” atau “Sukacita Tuhan adalah kekuatanmu”

Kaleb menggunakan sukacita ini untuk dapat bertahan. Engkau tahu ayat ayat penting mengenai sukacita? Baiklah engkau membaca dari kitab Injil Matius 5:1-12

Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. 2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:

3 Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.

5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.

6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. 12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

Tadi AKu sudah berkata, bahwa untuk mendapatkan stamina, engkau harus berlatih. Pada ayat pertama, AKU sengaja naik ke bukit, apakah mendaki itu mudah? Bukankah perlu usaha? Meskipun banyak orang mengikut AKU, tetapi hanya sedikit orang yang dekat kepada-KU dan orang yang mencari AKU, yang iut naik ke bukit dan kepada orang orang seperti inilah baru AKU mengajarkan mengenai sukacita itu.

Jadi pertama kali yang engkau harus lakukan adalah mencari AKU dulu, seeking, cari! Ikuti kemana AKU melangkah, AKU membawa mereka naik ke bukit, atau engkau selalu berkata berdoa di dalam roh. Seperti itulah orang orang yang mencari AKU. Kecepatan engkau mendapatkannya itu tergantung dari staminam, tergantung dari latihan latihan yang engkau lakukan, itu menentukan kecepatan sampai engkau bertemu dengan-KU.

Bersukacita itu bukan ditentukan oleh situasi dan kondisi yang ada dan yang terjadi dalam hidupmu. Bersukacita iut bukan saat engkau jomblo dapat jodoh. Bersukacita itu bukan saat engkau pengangguran mendapat pekerjaan. Bersukacita itu bukan saat kau tidak punya uang kemudian ada yang memberi. Tetapi saat engkau tidak punya uang, saatengkau masih pengangguran, saat engkau masih jomblo, itu tidak menjadi masalah bagimu dan tetap dihatimu ada sukacita, itulah arti sukacita yang sesungguhnya.

Seperti apa sukacita yang sesungguhnya yang AKU maksudkan? Yang pertama engkau boleh baca pada ayatnya yang ketiga: Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Orang yang miskin, maksudnya bukan miskin secara jasmani, tetapi orang yang dapat KUgambarkan seperti orang yang jatuh dari tebing, tetapi dia berhasil menjangkau akar pohon dan dia hanya bergelantungan di sana, dan harapannya hanya pada akar pohon itu dan mengandalkan kekuatan dari akar pohon itu, supaya jangan sampai dia jatuh ke jurang.

Atau dapat digambarkan seperti saat Abraham yang sudah berusia 100 tahun dan Sarah berusia 90 tahun dan sudah mati haidnya, dan sudah tidak punya daya atau apapun juga, dan hanya bisa mengandalkan Tuhan untuk memperoleh janji seorang anak, yaitu Ishak.

Atau juga dapat digambarkan seperti perjalanan bangsa Israel keluar Mesir, di kiri kanan ada tebing, di belakang ada tentara Mesir yang mengejar, sedangkan di depan ada laut dan pada saat itu hanya Tuhan yang bisa menolong.

Boleh dikatakan seperti “More of You and less of me” (Tuhan semakin bertambah dan aku semakin berkurang), saat engkau membuang setiap kekuatan dari dirimu, setiap keakuanmu, setiap kemampuanmu, setiap harga dirimu, setiap egomu, semuanya dibuang, dan digantikan oleh kekuatan dari Tuhan, itulah orang orang yang nantinya akan memperolah Kerajaan Surga.

Apa untungnya memiliki Kerajaan Surga? Saat engkau memiliki Kerajaan Surga, maka engkau memiliki kekuatan dan kekuasaannya, dan mujizatnyapun engkau miliki. Saat engkau berkata, “Hanya Tuhanlah di hidupku. Hidupku bukannya aku lagi, tetapi Engkau Tuhan. Bukan karena kehendakku tetapi karena kehendak-MU. Bukan dengan kekuatanku tetapi karena kekuatan-MU, Tuhan” maka pada saat itulah laut Merah yang menghadangmu terbelah dan “Ishak” yang dijanjikan bagimu, lahir dan engkau akan tertawa. Pada saat itulah dukamu akan menjadi sukacita. Engkau memperoleh apa yang secara jasmani dan secara dunia, tidak akan mampu engkau peroleh, karena bukankah tidak ada yang mustahil bagi Kerajaan Surga?

Jadi milikilah Kerajaan Surga dalam hidupmu, maka engkau akan memiliki mujizat dari Kerajaan Surga yang melibihi apapun yang ada di dunia ini.

Kemudian selanjutnya apa yang ingin AKU ajarkan kepadamu?.. Mari membaca ayatnya yang keempat:  Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.

AKU tahu bahwa di antara engkau pasti mempunyai ikatan atau mempunyai sesuatu yang dikasihi, sama seperti halnya dengan Abraham yang begitu mengasihi Ishak, anaknya yang diperoleh pada masa tuanya, pada saat dia tidak bisa apa apa. Ini anak tunggal yang diharapkan, yang sangat disayangi, pewaris dari harta kekayaannya, tetapi AKU tidak berkenan kepada orang yang hatinya mendua. AKU ini Tuhan yang cemburu, pasti AKU akan meminta sesuatu yang engkau kasihi itu. Sama seperti AKU meminta kepada Abraham untuk mengorbankan Ishak.

Tetapi apabila engkau mau memberikan apa yang engkau pegang dan memberikannya kepada-KU, AKU mengganti Ishak dengan domba (Anak Domba Allah), dari saat itu AKU  membuat perjanjian antara AKU dengan Abraham, bahwa akan ada Juru Selamat yang akan dilahirkan melalui keturuannya.

Saat ini, AKU akan meminta apa yang engkau kasihi, sesuatu yang engkau andalkan dalam hidupmu, tetapi ingat, AKU memberi pesan kepadamu, saat engkau mau menyerahkannya kepada-KU, maka AKU akan memperbaharui perjanjian Kita bahkan sampai kepada keturunanmu, sama seperti Abraham memperoleh janji tentang Juru Selamat, saat ini AKU berjanji akan ada keselamatan dalam keluargamu.

AKU berpesan supaya engkau jangan sayang, jangan mengasihi sesuatu yang ada di dunia ini, serahkan kepada-KU, maka engkau akan memperoleh apa yang AKU sayangi, seperti saat AKU memberikan Tuhan Yesusmu, AKU  memberikan apa yang AKu kasihi kepadamu, sehingga engkau boleh diselamatkan

Jadi biarlah engkau menjadi orang orang yang mau berkorban, memberikan apa yang engkau punya, memberikan apa yang engkau sangat kasihi kepada-KU, maka sebagai balasannya AKU akan membeirkan apa yang AKu kasihi dalam hidup-KU untuk diberikan kepadamu. Apakah imbalannya setimpal?

oleh Ev. Yance Abraham Sanger
Gerbang Pujian Ministries

29-p3997-jesus-wallpaper-clouds

 

Iklan