KESELAMATAN MEMANG TIDAK DI TENTUKAN OLEH DI MANA ANDA BERGEREJA, TETAPI BERJEMAAT DI GEREJA YANG SALAH BISA MEMBAHAYAKAN KESELAMATAN ANDA.

false-teachers-exposed-word-of-faith-prosperity-gospel
 
Ibrani 10:25 (TB) Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
 
Gereja memang tidak menyelamatkan, tapi jika Kita memilih gereja yang salah, maka kekristenan Kita pun akan tersesat. Sebaliknya, jika Kita berjemaat di gereja yang benar, maka arah kerohanian Kita pun akan terarah dengan benar.
 
Orang Kristen sejati, harus peka dalam mendeteksi ajaran, doktrin dan konsep yang ada didalam gereja. Tolak ukur nya tentu saja Firman Tuhan dan tuntunan Roh Kudus. Kasihannya bagi orang-orang Kristen yang tidak suka baca alkitab dan berdoa serta bergaul dengan Roh Kudus, jadinya mereka tidak memiliki “radar” untuk mendeteksi mana yang benar dan mana yang sesat.
Untuk itu bagi orang-orang yang ingin bertumbuh dalam kebenaran dan pengenalan akan Kristus yang sejati lewat komunitas/gereja yang sesuai dengan kebenaran, perlu memperhatikan beberapa hal ini.
 
1. Pilihlah gereja yang membawa Anda semakin mengejar Tuhan, semakin menguduskan diri, belajar sangkal diri dan pikul salib, semakin intim dan mengasihiNya, Bukan gereja yang membuai jemaatnya dengan program & konsep entertainment dunia, pengajaran hyper grace, doktrin sekali selamat tetap selamat dan pengajaran kesuksesan materi semata. Flp.3:10.
 
2. Pilihlah gereja yang Visi dan Misi nya berasal dari tuntunan Tuhan, Bukan dari cita-cita, keinginan bahkanambisi pemimpinnya. Ams.29:18.
 
3. Pilihlah gereja yang mengutamakan kebenaran Firman Allah di atas yang lain, Bukan gereja yang mengutamakan dan mementingkan tradisi dan adat istiadat lebih dari Tuhan. Mrk.7:13.
 
4. Berjemaatlah di gereja yang ada pengajaran sorga & neraka, akhir zaman, pengangkatan, & menyiapkan umat yang kudus bagi kedatanganNya. Bukan gereja yang hanya memotivasi jemaatnya untuk mengejar berkat, kesuksesan (uang) dan kesenangan duniawi. 1Tim.6:9.
 
5. Pilihlah gereja yang tegas menentang dosa dan cara-cara dunia, Bukan gereja yang memanjakan jemaatnya dengan ajaran-ajaran yang menyenangkan telinga tanpa menegur dosa. 2Tim.4:3.
 
6. Berjemaatlah di gereja yang para imam dan pelayan mimbarnya memiliki kehidupan yang benar, kudus dan dimentor/ dimuridkan. Bukan gereja yang para imam lewinya hanya mengandalkan skill tanpa menjaga kekudusan dan ketertiban hidup. 2Taw.29:34
.
7. Pilihlah gereja yang tidak takut kehilangan jemaatnya, yang bahkan bersyukur jika jemaat tersebut ternyata lebih bertumbuh di tempat lain, Bukan gereja yang memilih bertengkar karena merasa ‘domba’nya di ambil gereja lain. 2Tim.2:24.
 
8. Pilihlah gereja yang sangat menghormati Roh Kudus dan mengandalkanNya dalam perencanaan dan arah pelayanan mereka, Bukan gereja yang sekedar mengandalkan acara-acara, program-program dan konsep-kosep manusia tanpa mencari tuntunan Tuhan terlebih dahulu. Yoh.16:13.
 
9. Pilihlah gereja yang suka berdoa, mengerakkan jemaat untuk menginjil dan memberi, Bukan gereja yang pasif dan nyaman menjadi ‘bayi rohani’. Ibr.5:13-14.
 
10. Gereja yang berjemaat besar bukan penentu bahwa gereja tersebut berhasil dan berkenan di hadapan Tuhan, begitupun gereja berjemaat sedikit tidak mengartikan bahwa gereja tersebut gagal dan tidak bertumbuh. Karena jumlah jemaat bukan ukuran bagi Tuhan, melainkan keintiman, ketaatan dan kesetiaan si pemimpin yang di beri kepercayaan oleh Tuhan, karena Tuhan lah yang menarik jiwa untuk datang serta memberi pertumbuhan, sedangkan manusia cuma pengelola saja. (‪#‎HF‬)
 
Matius 25:21 (TB) Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Gbu.
 
oleh Herwin Febianto
Iklan