Tuhan Hanya Akan Menjemput Mereka Yang Hidup Kudus

how-receive-holy-spirit1

(Available in English)

Oleh sebab itu, Berjaga-jagalah karena kamu tidak tahu pada hari apa Tuhan Yesus Kristus akan datang untuk mereka yang berjalan di dalam kekudusan.

Pada saat ini, Tuhan Allah yang Mahakuasa, Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus akan membuat kita mengerti sebuah pesan yang sangat penting, pesan untuk berada di dalam jalan Tuhan yang lurus; Jalan kudus.

Inti pertama yang perlu di catat adalah bahwa ini merupakan hal yang sangat jelas dari awal percakapan bahwa langkah pertama dalam berjalan memasuki surga adalah untuk mereka yang berada di jalur yang benar, jalan benar, jalan lurus; Cara Tuhan (Jalan kekudusan). Dari jalur ini, jalan ataupun jalan raya dapat membuat seseorang tetap berjaga-jaga akan kedatangan Tuhan Yesus Kristus. Ini karena Tuhan Yesus Kristus datang melalui jalan ini dan hanya memilih mereka yang berada di jalur ini.

Inti kedua untuk di catat adalah bahwa ini suatu yang sangat kritis dan secara kekekalan sangatlah penting untuk berada di jalan ini karena ini satu-satunya jalan yang menuju pada Kerajaan Tuhan Allah yang Mahakuasa di Surga sebagai hidup yang kekal. Barangsiapa tidak ditemukan di jalan raya Tuhan ini tidak dapat memasuki surga, entah melalui Pengangkatan mempelai Kristus atau ketika meninggal sebelum pengangkatan.  Ini juga berarti bahwa jiwa-jiwa yang telah meninggalkan bumi di masa lampau, tetapi tidak berjalan di jalan raya Tuhan sebelum kematian fisik mereka, tidak memasuki surga melainkan memasuki neraka. Jiwa-jiwa yang dengan setia berjalan di jalan raya Tuhan sebelum mereka meninggalkan bumi, sudah pasti memasuki surga.

 

Inti ketiga untuk di catat adalah bahwa jalan, jalur atau jalan raya Tuhan adalah sebuah jalan yang sempit. Ini sempit karena terbatas. Hanya mereka yang melewati ujian yang ketat dan persyaratan untuk dipenuhi dalam melewati jalan ini akan ditemukan di jalan ini. Sempit karena ada “Peraturan pengikatan” didalamnya. Kamu tidak dapat hanya melompat seperti di sebuah mobil parade. Seseorang harus dijernihkan dulu sebelum mereka melewatinya. “Peraturan pengikatan” ini untuk seseorang berjalan, dan ditemukan di jalur Allah yang sempit didahului oleh pembersihan. Pembersihan ini adalah tiket masuk menuju jalan yang sempit, jalur dan jalan raya kepada Tuhan. Pembersihan ini termasuk dan melibatkan penyucian, pemurnian, pembersihan, dan pengudusan melalui Darah Tuhan Yesus Kristus, Api Kudus dari ruang Tahta di Surga dan pengurapan Roh Kudus untuk membersihkan segala dosa dan membakar yang tidak kudus dari jiwa, roh, pikiran, hati dan tubuh. Oleh karena itu, pembersihan ini dan pencapaian untuk memperoleh ijin memasuki jalan yang sempit adalah: dilahirkan kembali, yang mana berasal dari Pertobatan akan dosa mereka dengan ketulusan di hati mereka dan meminta Tuhan Yesus Kristus berbelaskasih dan mengampuni segala dosa mereka dengan membasuh sgala dosa dengan Darah Yang berharga, Darah Yesus Kristus yang tercurah di kayu salib sebagai penebusan dosa. Hasil langsung dari pertobatan adalah pembaptisan Roh Kudus dan Api Kudus, tetapi pembaptisan air juga dilakukan untuk menggenapi segala kebenaran. Hal ini ditulis di kitab Lukas 3:16 yang menyebutkan: “Yohanes menjawab mereka semua,”aku membaptismu dengan air. Tetapi akan datang yang lebih besar dari aku, yang mana melepas tali kasutnyapun aku tak layak. Ia akan membaptismu dengan Roh Kudus dan api.” Juga tertulis di buku Matius 3:13-15 yang berbunyi “ aku perlu dibaptis olehmu dan mengapa kau datang padaku?” Yesus menjawab “biarlah hal ini terjadi sekarang: karena demikianlah kita sepatutnya menggenapi kehendak Allah.” Dan Yohanespun menurutiNya.”

d701e-lamps_oil_bridegroom

Artinya adalah bahwa hanya mereka yang lahir kembali dapat berjalan di jalan yang sempit sebagai langkah pertama. Hal ini tertulis dengan tegas di buku Matius 7:13-14 yang berbunyi : Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya .”

Yohanes 3:3-8 “Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali , ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?” Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh,  ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh. ”

 

Inti keempat untuk di catat adalah jalan, jalur atau jalan raya Tuhan ini, seperti yang telah kita bahas diatas memiliki “Peraturan pengikatan”atau”perihal dan kondisi”. Hal ini didalam kamus surgawi (terminologi) dikenal sebagai CARA dan Persyaratan Tuhan. Jadi ketika seseorang telah mengalami permbersihan (melalui Darah Kristus) untuk berjalan di jalan, jalur atau jalan raya Tuhan yang sempit, kemudian harus mengikuti Cara dan Persyaratan Tuhan. Ini adalah:Pertobatan (melanjutkan dan terus menerus pembersihan, penyaringan, pembentukan dan pemurnian melalui Darah Kristus dan api Kudus), pembenaran(benar dihadapan Tuhan dengan mengikuti Cara dan Pesyaratan Tuhan), kekudusan (terpisah dari dunia untuk kemuliaan dan kehormatan Tuhan), kebenaran (tanpa kebohongan, penipuan dan penyesatan) dan berserah penuh kepada Tuhan Yesus Kristus (tidak suam-suam kuku; melainkan panas untuk Kristus). Hal ini tertulis di buku Yesaya 35:8-9 yang berbunyi :” Di situ akan ada jalan raya,  yang akan disebutkan Jalan Kudus ; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya. Di situ tidak akan ada singa, binatang buas  tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ,”

 

Musa, sahabat Allah bersama dengan bangsa Israel juga dirancang untuk memulai perjalanan mereka di Jalan, Cara dan jalan Raya Tuhan yang sempit ini (Jalan Raya Kudus), ketika Musa bertanya kepada Tuhan Allah untuk berbicara padanya mengenai Cara dan Persyaratan Tuhan (Peraturan Pengikatan atau perihal dan kondisi) sementara mereka sedang menjalani jalan sempit tersebut. Seperti Musa, setiap manusia harus mngikuti cara dan persyaratan Tuhan ini dalam menjalani jalan raya Tuhan (Jalan Raya Kekudusan). Percakapan Musa dengan Tuhan mengenai Cara dan Persyaratan Tuhan ketika berjalan atau melewati jalan raya Tuhan ini ditulis di buku Keluaran 33:12-13, yang berbunyi “Lalu berkatalah Musa  kepada TUHAN: “Memang Engkau berfirman kepadaku: Suruhlah bangsa ini berangkat, tetapi Engkau tidak memberitahukan kepadaku, siapa yang akan Kauutus bersama-sama dengan aku. Namun demikian Engkau berfirman: Aku mengenal namamu  dan juga engkau mendapat kasih karunia di hadapan-Ku. Maka sekarang, jika aku kiranya mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, beritahukanlah kiranya jalan-Mu kepadaku , sehingga aku mengenal Engkau, supaya aku tetap mendapat kasih karunia di hadapan-Mu. Ingatlah, bahwa bangsa ini umat-Mu. ”

4294337924_1fc16d3665_z (1)

Inti kelima untuk dicatat adalah bahwa kegagalan dalam mengikuti Cara dan Persyaratan Tuhan didalam menjalani jalan raya Tuhan, jalur, jalan yang sempit, cara Tuhan dapat menyebabkan seseorang dihapuskan dari jalan raya Tuhan. Oleh karena itu menjalani pertobatan (hati yang bertobat secara terus menerus) kekudusan, kebenaran dan penyerahan total kepada Tuhan Yesus Kristus tidak dapat di negosiasi ketika seseorang sedang berjalan di jalur ini.  Berarti, siapapun yang tidak mengikuti cara dan persyaratanTuhan tidak akan menyenangkan Tuhan dan Tuhan akan menghancurkan mereka dari jalan raya kekudusan dan hadirat Allah (pengurapan Roh Kudus) tidak lagi bersama mereka. Ini terjadi jika seseorang kembali kepada cara hidup yang lama yang berdosa dan menolak untuk bertobat dari dosa dosa mereka. Oleh karena itu, dosa tidak boleh ada didalam kita untuk melanjutkan perjalanan di jalan raya Kekudusan ini. Mereka yang bertahan dan tetap teguh di jalan Tuhan ini (Jalan raya kekudusan, Jalan raya pertobatan,  jalan raya kebenaran, jalan raya penyerahan total kepada Yesus Kristus) akan diselamatkan dan menang karena mereka akan masuk surga karena nama mereka akan ditemukan diBuku Kehidupan. Hal ini ditulis di buku Matius 24:12-13 yang berbunyi:” Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan , maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.”

Juga tertulis dengan indahnya di Wahyu 3:5 yang berbunyi: “Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.” Juga tertulis di kitab Daniel 12:1 yang berbunyi: “”Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan  yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu.”

Ketika raja Daud, hamba Tuhan mengetahui kejatuhannya sebagai hasil dari kembali pada hidup lama yang berdosa, ia mengetahui bahwa ini suatu kenyataan yang sangat penting bahwa kegagalan dalam mengikuti cara dan persyaratan Tuhan, dapat menyebabkan seseorang terhapus dari jalan raya kekudusan dan hadirat Allah (Roh Kudus) akan diambil dari mereka. Jadi ia menghadap Tuhan dengan penuh pertobatan untuk pengampunan dosa dan memohon Tuhan untuk mengembalikan dia dan tidak menghapusnya dari jalan raya Tuhan (jalan raya kekudusan). Hal ini tertulis di kitab Mazmur 51:11 yang berbunyi :”Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!”

 

Inti keenam untuk dicatat adalah bahwa di jalur, jalan sempit, jalan raya Tuhan (jalan raya kekudusan) ini, Allah sendiri lah yang hadir karena Ia hadir di tempat ini. Tuhan berjalan dengan anak-anakNya yang melalui atau berjalan di jalan kekudusan. Roh Kudus menolong mereka, menghibur mereka, memimpin mereka, menasehati mereka, mengatur mereka dan mengendalikan mereka selama mereka berjalan di jalan Allah yang sempit, jalan raya Tuhan: jalan raya kekudusan. Kemuliaan Tuhan memenuhi anak-anaknya ketika mereka berjalan di jalan raya kekudusan karena kemuliaan Allah akan mengikuti mereka yang berjalan di jalan raya Tuhan. Di jalan raya ini, Allah menunjukkan rahmat dan kasih sayang kepada anak-anakNya dan Ia memberikan kelegaan pada jiwa mereka. Hal ini dituliskan dengan penuh kuasa di kitab Keluaran 33:15-19 yang berbunyi:”Berkatalah Musa kepada-Nya: “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini. Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi  ini?”Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Juga hal yang telah kaukatakan  ini akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku dan Aku mengenal  engkau.”Tetapi jawabnya: “Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku.” Tetapi firman-Nya: “Aku akan melewatkan  segenap kegemilangan-Ku dari depanmu dan menyerukan nama TUHAN di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani. ”

Second_Coming_Heaven_bible_twvlpz

Inti ketujuh untuk dicatat adalah bahwa pada jalan raya kekudusan (jalan raya Tuhan/jalan sempit),ada Roh Kudus dari ruang tahta Surga dan juga ada pemisahan dari dunia (jalan lebar). Api kudus di jalan raya kekudusan memurnikan dan menguji mereka yang berjalan didalamnya, sementara mereka berdoa, berpuasa, membaca firman Tuhan, memuji dan menyembah Tuhan dan melayani Tuhan. Pemurnian dan pengujian ini terjadi supaya mereka dilayakkan untuk hadir dihadapan ruang tahta surge dengan berbajukan kemurnian, kerendahhatian dan kesetiaan: sebuah jubah yang bersih, jubah kebenaran, jubah kekudusan. Tuhan akan memanggil mereka: “umatKu”. Mereka juga akan memanggil Tuhan :”Tuhan adalah Allahku”. Jadi, mereka yang berjalan di jalan ini adalah umat Tuhan (karena Tuhan memanggil mereka “umatKU” dan TUhan adalah Allah mereka karena mereka menyatakan :kita milik Tuhan”).

Pada dasarnya, di jalan raya Tuhan (jalan raya kekudusan/jalan sempit Tuhan), ada pengangkatan mempelai Kristus ke surga. Berarti bahwa mereka (Mempelai Kristus/gereja kudus/umatKu) untuk selamanya terpisah dari dunia orang-orang fasik (tipuan fasik) yang berjalan di jalan yang lebar karena cara hidup yang berdosa, jahat dan fasik. Hal ini ditulis dengan penuh kuasa di buku zakaria 13:8-9 yang berbunyi: “Maka di seluruh negeri, demikianlah firman TUHAN, dua pertiga dari padanya akan dilenyapkan, mati binasa, tetapi sepertiga dari padanya akan tinggal hidup. Aku akan menaruh yang sepertiga itu dalam api dan akan memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji mereka, seperti orang menguji emas. Mereka akan memanggil  nama-Ku, dan Aku akan menjawab  mereka. Aku akan berkata: Mereka adalah umat-Ku, dan mereka akan menjawab: TUHAN adalah Allahku! ”

 

Juga ditulis di buku Daniel 12:10 yang berbunyi:” Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan  dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya .”, Wahyu 19:6-9 yang berbunyi :”Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: “Haleluya!Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya  telah siap sedia. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.) Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah. ”

 

Setelah mengupas dan menetapkan dasar mengenai perjalanan di jalan raya kekudusan, kita sekarang beralih ke bagian kedua dari percakapan dan diskusi ini, adalah :”oleh karena itu berjaga-jagalah karena kamu tidak tahu hari apa Tuhanmu akan datang”

 

Ini akan mengantar kita kepada ini ke delapan yang perlu kita catat, dan merupakan inti yang kita perlukan untuk berjaga-jaga setiap saat karena tidak ada yang tahu hari atau jam pengangkatan mempelai Kristus kecuali  Allah Bapa. Hal ini tertulis di buku Matius 24:36 yang berbunyi: Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri .”” ini berarti bahwa kita harus berjaga-jaga setiap saat dengan memastikan bahwa kita melekat pada jalan raya Tuhan (jalan raya kekudusan) karena ketika tanda diberikan di surga bagi Allah Bapa (Ellohim, Yahweh, Yang Besar) dan sangkakala dibunyikan karena pengangkatan akan sedang berlangsung, hanya mereka yang dengan setia berjalan di jalan raya Tuhan (jalan raya kekudusan) yang akan terangkat oleh Yesus Kristus dan mereka akan memasuki surga.

Praying Woman

Inti ke Sembilan yang perlu di catat adalah walaupun tidak ada yang tahu kapan hari atau jam pengangkatan mempelai Kristus (gereja kudus) untuk berlangsung kecuali Allah Bapa, akan ada panggilan untuk persiapan pengangkatan dan bunyi sangkakala yang sedang segera di laksanakan sesuai dengan tanda jaman di langit, di bumi dan bahkan di alam roh melalui penglihatan dan mimpi melalui pencurahan pengurapan Roh Kudus ketika Tuhan membangkitkan para hambanya (baik pria maupun wanita, muda atau tua) untuk memanggil orang-orang untuk memasuki bahtera, karena pintu akan segera ditutup. Hamba-hamba ini, seperti Nuh akan mengajak orang-orang untuk mempersiapkan jalan untuk kedatangan Tuhan Yesus Kristus karena sekali Tuhan datang dan menutup pintu, maka penghakiman akan menimpa bumi ini dan mereka yang tidak mempedulikan panggilan dari Tuhan akan menghadapi masa kesukaran besar di bumi. Mereka yang gagal dan menolak untuk memperhatikan panggilan Tuhan untuk mempersiapkan jalan pengangkatan mempelai Kristus akan bergabung di dalam kefasikan, suam-suam kuku, dan kesenangan yang terlarang dari dunia dan hidup yang penuh dosa dari kemabukan, penyembahan berhala, penyelewengan seksual, korupsi, keegoisan, kesombongan, kebencian dan lain sebagainya, tidak akan memperhatikan persyaratan untuk memasuki bahtera, yang merupakan: jalan kekudusan, jalan raya pertobatan, jalan raya kebenaran, jalan raya penyerahan total kepada Kristus. Hal ini ditulis di buku Matius 24:37-39 yang berbunyi : “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan,  sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.”

 

Inti kesepuluh yang di catat adalah orang-orang akan terlibat di dalam aktifitas, tugas, tanggungjawab, ikatan dan pekerjaan yang berbeda dimana-mana, di rumah, kendaraan, pesawat udara, gereja, rumah sakit, sekolah, tempat berbisnis, pertemuan, perdebatan, diskusi, persekutuan, penyembahan, di dalam doa dan sebagainya, dan di dalam ini semua, mereka yang di murnikan, dibersihkan, di kuduskan dan sebagainya akan mengambil jalan raya kekudusan; mereka akan di angkat, sisanya akan tertinggal (termasuk gereja suam-suam kuku dan para pemimpin serta pendetanya) karena mereka tidak mengambil jalan raya Tuhan (jalan raya pertobatan, jalan raya kebenaran, jalan raya kekudusan, jalan raya penyerahan total kepada Yesus Kristus). Jadi pemisahan juga akan berlangsung bahkan pada saat pengangkatan mempelai Kristus. Hal ini tertulis di buku Matius 24:40-41 yang berbunyi:”Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. “

 

Inti ke sebelas untuk di catat adalah bahwa kita semua di wajibkan dan di perintahkan untuk siap, karena pada kenyataannya adalah: tidak ada seorangpun yang tahu hari dan jam Pengangkatan mempelai Kristus (gereja kudus) akan terjadi kecuali Allah Bapa. Hanya Tuhan yang dapat membantu dan membuat kita siap untuk kedatangannya untuk mengangkat mempelaiNya. Jadi, perintah untuk bersiap-siap adalah panggilan sangkakala dari Tuhan untuk setiap manusia di mana saja di bumi untuk berserah dan tunduk (jiwa, roh, pikiran, hati dan tubuh) kepada Tuhan supaya DIa (Allah) dapat membuat kita siap untuk kedatanganNya untuk pengangkatan mempelai ke surga. Setiap orang dimana saja sesungguhnya diperintahkan untuk:”lihatlah penyelematanmu sedang datang”, terutama jika tanda-tanda jaman mulai muncul dan terbuka seperti yang terjadi belakangan ini pada titik yang tertentu pada saat kita berada di batas akhir dari jaman gereja (ketika pengangkatan gereja kudus Kristus terjadi). Hal ini tertulis di buku Matius 24:42-44 yang berbunyi:” Karena itu berjaga-jagalah , sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.”

maxresdefault (1)

Ini yang kedua belas untuk dicatat adalah bahwa Allah telah membangkitkan putra putriNya di seluruh bumi untuk melayani Dia pada saat ini, sebagaimana mereka berjalan di Jalan raya kekudusan dan memimpin dan mengarahkan yang lain menuju jalan raya kekudusan (jalan raya Tuhan/jalan sempit). Mereka mengajar firman Tuhan sementara memimpin dan mengarahkan  para kawanan untuk menyembah dalam kebenaran dan roh (Roh Kudus) dan mereka mempersiapkan kawanan ini (kongregasi/persekutuan) kepada jalan raya kekudusan, karenanya, Firman mengatakan :” siapakah hamba yang setia dan bijak, yang tuannya telah memberikan tugas di rumahnya untuk memberi mereka makan pada waktu yang tepat? Makna dari pesan mereka pada titik tertentu  adalah sama seperti memberi makanan rohani pada kawanan mereka (gizi rohani dan makanan pertobatan, kebenaran, kekudusan, penyerahan total kepada Tuhan Yesus) di waktu yang tepat (waktu berjaga-jaga sebelum Yesus Kristus datang untuk pengangkatan) adalah:” persiapkan jalan bagi Tuhan, luruskan jalan-jalanNya.” Gereja kudus adalah gereja yang yang berjalan di jalan raya kekudusan dan dialah yang akan diangkat kesurga ketika Tuhan Yesus datang; karena gereja kudus adalah mempelai Kristus. Tetapi di waktu yang sama, ada hamba yang palsu, sesat dan bodoh yang telah bangkit dan jatuh dari jalan Tuhan (jalan kekudusan); mereka ini tidak mengikuti pengajaran dan jalan dan persyaratan Tuhan untuk berjalan dijalan raya Tuhan (jalan raya kekudusan). Mereka memperkenalkan pengajaran lain, injil yang lain dan arahan yang lain, yang mengarahkan orang-orang ke jalan yang lebar, daripada jalan  yang sempit. Mereka mengajar injil kemakmuran dan “injil inklusif” yang mengajar “toleransi beragama” dan “persetujuan, perdamaian dan pengertian antar agama/kepercayaan”.

 

Mereka menjadi ceroboh, malas, sibuk, tidak setia dan bodoh dalam pelayanan mereka. Ketika Tuhan Yesus datang untuk pengangkatan, mereka (bersama dengan perkumpulan mereka) tidak akan ditemukan di jalan raya kekudusan oleh karenanya mereka tidak akan diangkat, melainkan akan tertinggal bersama dengan mereka yang berjalan di jalan yang lebar untuk menghadapi masa tribulasi besar dan neraka jika mereka tidak bertobat dari dosa mereka dan jika mereka memakai tanda binatang. Hal ini tertulis di buku Matius 24:45-51 yang berbunyi: “Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. ” Hal ini juga tertulis dengan penuh kuasa di buku Lukas 21:34-36 yang berbunyi:”Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi i  dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

 

SHALOM!!SHALOM!!SHALOM!!

OLEH KARENA ITU BERJAGA-JAGALAH KARENA KAMU TIDAK TAHU HARI TUHANMU AKAN DATANG BAGI MEREKA YANG BERJALAN DI JALAN RAYA KEKUDUSAN!!

29-p3997-jesus-wallpaper-clouds

PERSIAPKAN JALAN BAGI KEDATANGAN TUHAN YESUS KRISTUS DI DALAM PERTOBATAN YANG TETAP, KEBENARAN, KEKUDUSAN, DAN PENYERAHAN TOTAL KEPADA YESUS KRISTUS (YEHUSHUA HA MASHIACH). WAKTU HAMPIR HABIS; SANG MESIAS YESUS KRISTUS SEGERA DATANG UNTUK MENGAMBIL MEMPELAINYA!!

 

DOA PERTOBATAN:

Yesus yang berharga,

Aku mengaku hari ini bahwa Engkau adalah Tuhan dan juru selamat manusia,

dan hari ini aku mengakui kesalahanku, aku berdosa dan berbalik dari segala dosa.

Tutup bungkus aku dengan darahMu yang berharga dan tanamkan firmanMu di dalam hidupku,

supaya aku dapat di temukan didalam kebanaran dan kekudusan

dan tulis namaku dibuku kehidupanMu dan baptis aku dengan kuasa Roh kudus di dalam nama yang kuasa Yesus Kristus. Amin.

Shalom shalom shalom!

 

Saudaramu Dalam Kristus dan Hamba TUHAN

 

Nabi Kevin Mirasi

(DITERJEMAHKAN/POST OLEH: WWW.MENUJUABBA.WORDPRESS.COM -PESAN, WAHYU, NUBUAT, RAHASIA, PENGLIHATAN DAN PENGAJARAN DARI TUHAN YESUS KRISTUS DI AKHIR ZAMAN)

kevin




THEREFORE KEEP WATCH BECAUSE YOU DO NOT KNOW ON WHAT DAY YOUR LORD JESUS CHRIST WILL COME FOR THOSE WHO WALK ON THE HIGHWAY OF HOLINESS:

 

At this point in time, The LORD God Almighty, The LORD Jesus Christ and The Holy Spirit is going to help us understand a very critical message, the message of being on the straight way of The LORD: The Highway of Holiness.

The First point to note is that it thus becomes very very clear from the onset of this conversation that the first step on the journey towards entering into Heaven is for one to be found on the right path, the right way, the straight way: The Way of The LORD (The Highway of Holiness).From this path, way or highway can one then be able to keep watch for the coming of The LORD Jesus Christ. This is because The LORD Jesus Christ comes through this way and thus picks only those who are found on this way/path/road/highway.

The Second point to note is that it thus becomes very critical and eternally very important to be found on this way because it is the ONLY way that leads to The Kingdom of The LORD God Almighty in Heaven for eternal life. Whoever is not found on this way (highway) of The LORD cannot enter into Heaven whether through the Rapture of the bride of Christ or when one passes on before the rapture of the bride of Christ. It also means that souls who departed from the earth in the past, but had not been walking on the way (the highway) of The LORD before their physical demise (death) did not enter into Heaven but entered into Hell. The souls who faithfully walked on this way (highway) of The LORD before they departed from the earth, for sure entered into Heaven. 

The Third point to note is that this way, path or highway of The LORD is a narrow road. It is narrow because it is a restricted way (highway/road). Only those who pass the strict test of the ways and requirements to be qualified to walk on it are found on it. It is narrow because there are “Rules of Engagement” on it. You don’t just jump onto it like a bandwagon. One must be “cleared” first before they journey on it. The “Rules of Engagement” for one to journey, walk and be found on the narrow road (way, path, highway) of The LORD is preceded by a “clearance”.This “clearance” is the permission to enter onto the narrow road, path, way or highway of The LORD. The “clearance” includes and entails washing, purification, cleansing, cleaning up, refining and sanctification through The Blood of The LORD Jesus Christ, The Holy Fire from The throne room of Heaven and The anointing of The Holy Spirit to wash away all the sins and to burn up all impurities in the soul, spirit, mind, heart and body. Therefore, this “clearance” and the attainment of the permission to enter on the narrow road is:Being Born Again, which comes by one Repenting of their sins with sincerity in their heart and asking The LORD Jesus Christ to have mercy on them and to forgive them all their sins by washing away all the sins through The Precious Blood of The LORD Jesus Christ that was shed on the cross for the atonement of sins. The direct result of Repentance is the Baptism of The Holy Spirit and Holy Fire, but Water Baptism also still applies to fulfill all righteousness. This is powerfully captured in the book of Luke 3:16 which states as follows: ‘“John answered them all, “I baptize you with water. But one who is more powerful than I will come, the straps of whose sandals I am not worthy to untie. He will baptize you with the Holy Spirit and fire.”’ The same is also very well captured in the book of Mathew 3:13-15 which states as follows: ‘“Then Jesus came from Galilee to the Jordan to be baptized by John. But John tried to deter him, saying, “I need to be baptized by you, and do you come to me?”  Jesus replied, “Let it be so now; it is proper for us to do this to fulfill all righteousness.” Then John consented.”’

Meaning that only those who are born again can walk and journey on the narrow road as a first step. This is very powerfully captured in the book of Mathew 7:13-14 which states as follows: Enter through the narrow gate. For wide is the gate and broad is the road that leads to destruction, and many enter through it. But small is the gate and narrow the road that leads to life, and only a few find it.”The same is also very beautifully captured in the book of John 3:3-8 which states as follows: ‘“Jesus replied, “Very truly I tell you, no one can see the kingdom of God unless they are born again.”  “How can someone be born when they are old?” Nicodemus asked. “Surely they cannot enter a second time into their mother’s womb to be born!” Jesus answered, “Very truly I tell you, no one can enter the kingdom of God unless they are born of water and the Spirit. Flesh gives birth to flesh, but the Spirit gives birth to spirit. You should not be surprised at my saying, ‘You must be born again.’ The wind blows wherever it pleases. You hear its sound, but you cannot tell where it comes from or where it is going. So it is with everyone born of the Spirit.”’

The Fourth point to note is that this way, path or highway of The LORD as we have noted above has got “Rules of Engagement” or “Terms and Conditions”. These by Heavenly vocabulary (terminology) are known as The Ways and The Requirements of The LORD. So once one has got the “clearance” (through the Blood of The LORD Jesus Christ) to walk on this narrow road, the path, the way or the highway of The LORD then one must now adhere to the Ways and the Requirements of The LORD. These are:Repentance (Continues and sustained cleansing, refining, trimming and purification through the Blood of The LORD Jesus Christ and The Holy Fire),Righteousness (Right before The LORD by following the Ways and the Requirements of The LORD), Holiness (Set apart for the glory and honour of The LORD), Truth (Devoid of lies, deception and falsehood) andComplete Surrender to The LORD Jesus Christ (No Lukewarmness; but now Hot for The LORD Jesus Christ). This is very powerfully captured in the book of Isaiah 35:8-9 which states as follows: And a highway will be there; it will be called the Way of Holiness; it will be for those who walk on that Way. The unclean will not journey on it; wicked fools will not go about on it. No lion will be there, nor any ravenous beast; they will not be found there. But only the redeemed will walk there.”

Moses, the man of God together with the Israelites were also set to begin their journey on this Narrow Road, Way, Path or Highway of The LORD (The Highway of Holiness), when Moses asked The LORD God Almighty to speak to him about the Ways and the Requirements of The LORD (The “Rules of Engagement” or The “Terms and The Conditions”) while journeying or walking on the narrow road, the path, the way or the highway of The LORD. Just as Moses, every human being must adhere to these ways and requirements of The LORD so as to journey on the highway of The LORD (The Highway of Holiness). This conversation of Moses and The LORD regarding the Ways and The Requirements of The LORD while journeying/walking on the Highway of The LORD is very powerfully captured in the book of Exodus 33:12-13 which states as follows: ‘“ Moses said to theLord, “You have been telling me, ‘Lead these people,’ but you have not let me know whom you will send with me. You have said, ‘I know you by name and you have found favor with me.’ If you are pleased with me, teach me your ways so I may know you and continue to find favor with you. Remember that this nation is your people.”’

The Fifth point to note is that failure to adhere to the Ways and The Requirements of The LORD while journeying/walking on the highway of The LORD, the path, the narrow road, the way of The LORD can lead to one being blotted (removed) out of the highway of The LORD. Therefore walking in Repentance (Continues Repentant heart) Holiness, Righteousness, Truth and Complete Surrender to The LORD Jesus Christ is not negotiable while one is journeying/walking on the highway, the path, the way, the narrow road of The LORD. Meaning that whoever does not adhere to the ways and the requirements of The LORD will not find favour with The LORD and The LORD will blot them out of The Highway of Holiness and the presence of The LORD (The anointing of The Holy Spirit) will no longer be upon them. This happens when one returns to a lifestyle of sin and refuses to Repent of their sin(s).  Therefore no sin must be found in us for us to journey and to continue to journey on the Highway of Holiness. Those who remain (stand) steady and firm on the highway of The LORD (The Highway of Holiness, The Highway of Repentance, The Highway of Righteousness, The Highway of Truth, The Highway of Complete Surrender to The LORD Jesus Christ) will be saved and be victorious as they will enter into Heaven as their names will remain (Be found) written in the Book of Life. This is very powerfully captured in the book of Mathew 24:12-13 which states as follows: Because of the increase of wickedness, the love of most will grow cold,  but the one who stands firm to the end will be saved.” The same is also very beautifully captured in the book of Revelation 3:5 which states as follows: The one who is victorious will, like them, be dressed in white. I will never blot out the name of that person from the book of life, but will acknowledge that name before my Father and his angels.”The same is also likewise captured in the book of Daniel 12:1 which states as follows: “At that time Michael, the great prince who protects your people, will arise. There will be a time of distress such as has not happened from the beginning of nations until then. But at that time your people—everyone whose name is found written in the book—will be delivered.”

When King David, the servant of The LORD recognized his fall as a result of having returned to a lifestyle of sin, he recognized this very important reality that failure to adhere to the ways and the requirements of The LORD can lead to one being blotted out (removed) from the Highway of Holiness and the Presence of The LORD (The Holy Spirit) being taken away from them. So he went before The LORD in sincere Repentance for the forgiveness of his sins and pleaded with The LORD to restore him and not to blot him out of the Highway of The LORD (The Highway of Holiness). This is captured very powerfully in the book ofPsalm 51:11 which states as follows:  “Do not cast me from your presence or take your Holy Spirit from me.”

The Sixth point to note is that on the Path, the narrow Road, the Highway of The LORD (The Highway of Holiness), The LORD Himself is present as His presence is here. The LORD walks with His sons and daughters who journey/walk on the Highway of Holiness. The Holy Spirit helps them, comforts them, guides them, counsels them, directs them and controls them as they walk/journey on the Narrow road of The LORD, the highway of The LORD: The Highway of Holiness. The glory of The LORD fills His sons and daughters as they walk/journey on the Highway of Holiness since the glory of The LORD will be upon those who journey/walk on the highway of The LORD. On this road/highway, The LORD shows mercy and compassion upon His sons and daughters and He gives them rest for their souls. This is very powerfully captured in the book of Exodus 33:15-19 which states as follows: ‘“The Lord replied, “My Presence will go with you, and I will give you rest.”Then Moses said to him, “If your Presence does not go with us, do not send us up from here. How will anyone know that you are pleased with me and with your people unless you go with us? What else will distinguish me and your people from all the other people on the face of the earth?” And the Lord said to Moses, “I will do the very thing you have asked, because I am pleased with you and I know you by name.” Then Moses said, “Now show me your glory.” And the Lord said, “I will cause all my goodness to pass in front of you, and I will proclaim my name, the Lord, in your presence. I will have mercy on whom I will have mercy, and I will have compassion on whom I will have compassion.”’

The Seventh point to note is that on the Highway of Holiness (The Highway of The LORD/The Narrow road), there is Holy Fire from the throne room of Heaven and there is also Separation from the World(The Broad road). The Holy fire in the Highway of Holiness Refines and Tests those who journey/walk on it as they pray, fast, read the word of God, worships & praises The LORD and serve The LORD. This refining and testing is so that they become worthy to appear before the throne room of Heaven dressed in purity, humility and faithfulness: a clean garment, a garment of Righteousness, a garment of Holiness, a garment of Truth. The LORD will thus refer to them as: “My People”. They will also say of The LORD: “The LORD is our God”. So, those who journey on this way are God’s people (as The LORD refers to them as: “My People” and The LORD is their God as they declare: “We belong to The LORD”). Essentially, this means that on the Highway of The LORD (The Highway of Holiness/The Narrow Road of The LORD) there is the Rapture of The Bride of Christ into Heaven. Meaning that eventually they (The Bride of Christ/The Holy Church/”My People”) become permanently separated from the wicked (the wicked fools) walking on the broad road of a lifestyle of sins, evil and wickedness. This is very powerfully captured in the book of Zechariah 13:8-9 which states as follows: ‘“In the whole land,” declares the Lord, “two-thirds will be struck down and perish; yet one-third will be left in it. This third I will put into the fire; I will refine them like silver and test them like gold. They will call on my name and I will answer them; I will say, ‘They are my people,’ and they will say, ‘TheLord is our God.’” The same is also very powerfully captured in the book ofDaniel 12:10 which states as follows: Many will be purified, made spotless and refined, but the wicked will continue to be wicked. None of the wicked will understand, but those who are wise will understand.”This is also captured in the book of Revelation 19:6-9 which states as follows: ‘“Then I heard what sounded like a great multitude, like the roar of rushing waters and like loud peals of thunder, shouting: “Hallelujah! For our Lord God Almighty reigns. Let us rejoice and be glad and give him glory! For the wedding of the Lamb has come, and his bride has made herself ready. Fine linen, bright and clean, was given her to wear.” (Fine linen stands for the righteous acts of God’s holy people.) Then the angel said to me, “Write this:Blessed are those who are invited to the wedding supper of the Lamb!” And he added, “These are the true words of God.”

Having dissected and laid the base concerning the walk in The Highway of Holiness, we now move to the second segment of this conversation and discussion, and this is: Therefore Keep Watch Because You Do Not Know on What Day Your LORD Will Come”.

This brings us to the Eighth point that we need to note, and that is the point that we need (ought) to be alert all the times because nobody knows the day or the hour for the Rapture of the Bride of Christ except God The Father. This is the reality check that is captured in the book ofMathew 24:36 which states as follows: But about that day or hour no one knows, not even the angels in heaven, nor the Son, but only the Father.” This means that we have to be alert all the times by ensuring that we stick to the Highway of The LORD (The Highway of Holiness)because when the signal is given in Heaven by God The Father (JEHOVAH, YAHWEH, The Great I AM) and the trumpet sound is made for the Rapture to occur, only those who are faithfully walking on The Highway of The LORD (The Highway of Holiness) will be raptured by The LORD Jesus Christ and they will enter into Heaven.

The Ninth point to note is that even though nobody knows the day or the hour for the Rapture of The bride of Christ (The Holy Church) to occur except God The Father, there is however a call for preparation for the Rapture and a clarion call to its imminence based on the signs of the times in the sky, on the earth and even in the spiritual realm through visions and dreams through the outpour of the anointing of The Holy Spirit when The LORD will now raise His servants (Both men and women, young and old) to call people to enter into the ark, because the door will be about to be shut. These servants, like Noah will urge people to prepare the way for the coming of The LORD Jesus Christ because once The LORD comes and shuts the door then judgment hits the earth and those who did not heed to the call of The LORD will face The Great Tribulation upon the earth. Those who fail and refuse to heed to the call of The LORD to prepare the way for the Rapture of the bride of Christ will have been so immersed in wickedness, lukewarmness and the illicit pleasure of worldly and sinful lifestyle of drunkenness, idolatry, sexual immorality, corruption, selfishness, pride, hate etc and so will not pay attention to the requirement to enter into the ark, which is: The Highway of Holiness, The Highway of Repentance, The Highway of Righteousness, The Highway of Truth, The Highway of Complete Surrender to The LORD Jesus Christ. This is very powerfully captured in the book of Mathew 24:37-39 which states as follows: ‘“As it was in the days of Noah, so it will be at the coming of the Son of Man. For in the days before the flood, people were eating and drinking, marrying and giving in marriage, up to the day Noah entered the ark; and they knew nothing about what would happen until the flood came and took them all away. That is how it will be at the coming of the Son of Man.”’

The Tenth point to note is that people will be involved in different activities, duties, chores, engagements and responsibilities everywhere in the houses, in vehicles, in airplanes, in churches, in hospitals, in schools, in marketplace, in meetings, in debates, in discussions, in fellowships, in worship, in prayer etc and amongst these will be those who shall have been purified, cleansed, washed, refined and sanctified and so will have taken to the Highway of Holiness; these will be Raptured, the rest will be left behind (including the lukewarm church and lukewarm church leaders and pastors) because they shall have not taken to The Highway of The LORD (The Highway of Repentance, The Highway of Righteousness, The Highway of Holiness, The Highway of Truth, The Highway of Complete Surrender to The LORD Jesus Christ). So the separation will also occur even right at the moment of the Rapture of the Bride of Christ. This is very powerfully captured in the book of Mathew 24:40-41 which states as follows: “Two men will be in the field; one will be taken and the other left. Two women will be grinding with a hand mill; one will be taken and the other left.”

The Eleventh point to note is that we are all required and instructed to be Ready, due to the reality that: nobody knows the day or the hour for the Rapture of The bride of Christ (The Holy Church) to occur except God The Father. Only The LORD can help and make us Ready for His coming to Rapture His Bride. So, by being instructed to be Ready is a clarion call by The LORD to everyone everywhere on the earth to surrender and submit themselves (their soul, spirit, mind, heart and body) to The LORD so that He (The LORD) may make us ready for His coming to Rapture His bride into Heaven. Everybody everywhere is actually further instructed to: “look up for your redemption has drawn near”, especially when the signs of the times starts to manifest and unfold as it currently does at this particular point in time when we are at the verge of The End of the Church era (when The Rapture of The Holy Church of Christ occurs). This is very powerfully summarized in the book of Mathew 24:42-44which states as follows: ‘“Therefore keep watch, because you do not know on what day your Lord will come. But understand this: If the owner of the house had known at what time of night the thief was coming, he would have kept watch and would not have let his house be broken into. So you also must be ready, because the Son of Man will come at an hour when you do not expect him.”’

The Twelfth point to note is that The LORD has raised His sons and daughters across the earth to serve Him at this point in time, as they walk on the Highway of Holiness and lead and direct others towards the Highway of Holiness (The Highway of The LORD/The Narrow road). They preach the word of God as they lead and direct the flock towards a worship in Truth and in Spirit (The Holy Spirit) and they prepare the flock to enter into Heaven by directing them and leading them towards being Ready for the coming of The LORD Jesus Christ to Rapture His Bride by directing the flock (The congregation/the fellowship) to the Highway of Holiness, hence the WORD regarding them: “Who then is the faithful and wise servant, whom the master has put in charge of the servants in his household to give them their food at the proper time?. The theme of their message at this particular point in time as they give the flock their food(Spiritual nourishment and food of Repentance, Righteousness, Holiness, Truth and Complete Surrender to The LORD Jesus Christ) at the proper time (The watchful time before The LORD Jesus Christ comes to Rapture His Bride) is: Prepare The Way of The LORD, Make His Paths Straight.The Holy Church is the one that walks on the Highway of Holiness, and it’s her that gets Raptured into Heaven when The LORD Jesus Christ comes to Rapture His Bride; because The Holy Church is The Bride of Christ. But at the same time there are false, fake and foolish servants who have arisen and have fallen from the path of The LORD (The Highway of Holiness); these do not subscribe to the teachings and the Ways and the Requirements of The LORD found in The Highway of The LORD (The Highway of Holiness). They introduce another teaching, another “gospel”, and another directive that is geared towards taking people to the Broad road instead of the Narrow road of The LORD. They preach prosperity gospel and an “all inclusive gospel” that preaches “Religious tolerance” and “Religious/Interfaith Consensus, Congruence and Understanding. They have become careless, lazy, busybodies, unfaithful and foolish in their service. When The LORD Jesus Christ comes to Rapture His bride, they (together with their congregation) will not be found on the Highway of Holiness hence will not be raptured, but will be left together with those walking on the Broad Road to face The Great Tribulation period and Hell if they don’t repent of their sins and if they take the Mark of the Beast. This is very powerfully captured in the book ofMathew 24: 45-51 which states as follows: ‘“Who then is the faithful and wise servant, whom the master has put in charge of the servants in his household to give them their food at the proper time? It will be good for that servant whose master finds him doing so when he returns. Truly I tell you, he will put him in charge of all his possessions. But suppose that servant is wicked and says to himself, ‘My master is staying away a long time,’ and he then begins to beat his fellow servants and to eat and drink with drunkards. The master of that servant will come on a day when he does not expect him and at an hour he is not aware of. He will cut him to pieces and assign him a place with the hypocrites, where there will be weeping and gnashing of teeth.”’ This is also very beautifully and very powerfully captured in the book of Luke 21:34-36 which states as follows:‘“Be careful, or your hearts will be weighed down with carousing, drunkenness and the anxieties of life, and that day will close on you suddenly like a trap. For it will come on all those who live on the face of the whole earth. Be always on the watch, and pray that you may be able to escape all that is about to happen, and that you may be able to stand before the Son of Man.”’

SHALOM!!! SHALOM!!! SHALOM!!!

THEREFORE KEEP WATCH BECAUSE YOU DO NOT KNOW ON WHAT DAY YOUR LORD WILL COME FOR THOSE WHO WALK ON THE HIGHWAY OF HOLINESS!!!

PREPARE THE WAY FOR THE COMING OF THE LORD JESUS CHRIST IN ABSOLUTE REPENTANCE, RIGHTEOUSNESS, HOLINESS, TRUTH AND COMPLETE SURRENDER TO THE LORD JESUS CHRIST (YAHUSHUA HA MASHIACH). TIME IS ABSOLUTELY OVER; THE MESSIAH JESUS CHRIST IS IMMINENTLY COMING TO PICK HIS BRIDE!!!   

REPENTANCE PRAYER

Precious Jesus,

I acknowledge today that you are LORD and savior of all mankind,

and today I have recognized my shortfall,

I repent and turn away from all sin.

Please cover me with your precious blood,

and establish your word in my life,

that I may be found in righteousness and holiness

and write my name in your book of life

and baptize me with the power of the Holy Spirit

in the mighty name of Jesus Christ.

AMEN.

Shalom!!! Shalom!!! Shalom!!!

Your Brother in Christ and A Servant of The LORD

Prophet Kevin Mirasi

Iklan