Keluarlah Dari Yang Najis Dan Tidak Berkenan Kepada-Ku

Pope Francis visits shrine in Aparecida, Brazil

 

Desember 6, 2015

Umat-Ku, Mereka berlari mencari setiap hal yang najis dan melakukannya di hadapan-Ku dengan kejahatan, tetapi Aku mengasihi mereka. Aku mencintai mereka.

Datanglah kalian yang putus asa, kemurahan-Ku tersedia bagi mereka yang datang dalam pertobatan. Kamu sudah mendengar ini adalah saat terakhir dari ujian yang telah Ku-katakan. Sudah lama tertunda, tetapi belas kasih-Ku dan pengorbanan mendahului sebelum Aku mengangkat Tangan-Ku untuk menghukum. Tetapi Aku harus menghukum mereka.

Aku akan menyucikan setiap bait yang adalah Milik-Ku. Setiap umat-Ku harus berserah kepada-Ku, Firman-Ku akan bangkit dan dijalankan dalam kehidupan mereka. Banyak berkata setan harus melarikan diri dan membiarkan Aku yang mengatur. Bagaimana kamu bisa melawan dengan yang kamu setujui? Jika kamu tidak menyerahkan kepada-Ku, kamu menyerahkan kepadanya dan kekurangan rahmat untuk melawan.

Datanglah sekarang, biarlah yang lalu. Yang Ku-butuhkan sekarang adalah PERTOBATAN. Rendahkan dirimu hai manusia di bumi. Aku sudah memberikan contoh kepadamu. Altar-Ku – Pengorbanan-Ku – tetapi Aku hanya akan menerima mereka yang memenuhi syarat.
Bukalah Kitab Suci dan pelajari kehidupan Anak-Ku Yeshua. Aku mengirim Dia di antara kalian untuk menunjukan bagaimana kembali kepada-Ku. Aku mengirim Dia untuk mengajari hidup sebagai anak anak Elohim. PekerjaanNya berkenan kepada-Ku, walau Dia menderita, seperti kalian yang mengikuti Aku, tetapi Aku bersama dengan mereka yang jiwanya hancur dan patah hati – suatu pengorbanan yang berkenan.
Dengarlah ini anak anak-Ku dan ketahuilah… sangat berbahaya bermain dengan api, Api-Ku dan banyak menyalahgunakannya. Berikan apa yang menyenangkan-Ku. Aku telah memberikanmu syaratnya – berikan kehidupan, berikan kehendak untuk menerima-Ku. Tetapi jika kamu memaksakan korban bakaran yang najis di Altar-Ku, itu akan membuat-Ku marah dan mengancam nyawamu.
Aku adalah KUDUS. Jangan sentuh hal yang najis. Pisahkan dirimu dari mereka yang menajiskanmu. Saatnya kau keluar dari antara mereka. Keluarlah dari yang najis dan tidak membuat-Ku senang. Singkirkan benda benda terbuat dari kayu dan batu dan datanglah kepada-Ku dengan pertobatan. Aku mengetahui setiap hati dan akan menjawab sesuai dengan yang hasrat yang tulus.
 pope-francis-philippines-ust-20150118-046.jpg
 skull-worship-in-the-catholic-church.jpg
Waktunya sudah hampir habis. Kerajaan akan datang. Aku telah memisahkan sedikit yang menjawab Panggilan-Ku. Mereka akan mengetahui Kemuliaan-Ku.
Janganlah hatimu dikeraskan, hai orang orang bebal. Disiplin-Ku ditemukan di Firman-Ku. Bukankah dikatakan mereka yang melakukan Firman akan menjadi murid murid dan akan mengetahui kebenaran yaitu kebenaran yang akan memerdekakanmu? Aku adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Datanglah kepada-Ku, dengan jalan yang telah Ku-berikan dan kamu akan mendapatkan kehidupan yang baru di dalam-Ku, dalam Roh.
Bapa Jehovah dan Yeshua
(DITERJEMAHKAN/POST OLEH: WWW.MENUJUABBA.WORDPRESS.COM -PESAN, WAHYU, NUBUAT, RAHASIA, PENGLIHATAN DAN PENGAJARAN TERLENGKAP DARI TUHAN YESUS KRISTUS DI AKHIR ZAMAN)
29-p3997-jesus-wallpaper-clouds
Roma 3:23-26
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, 24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. 25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. 26 Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.
2 Korintus 6:14-17

Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? 15 Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?16 Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.17 Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu

Matius 15:1-14

Kemudian datanglah beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem kepada Yesus dan berkata: 2 Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan. 3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: “Mengapa kamupun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu? 4 Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati. 5 Tetapi kamu berkata: Barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: Apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk persembahan kepada Allah, 6 orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri. 7 Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”

10 Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka: 11 Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.

12 Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: “Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?” 13 Jawab Yesus: “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya. 14 Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang.”

 

Wahyu 18:4

Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku,  pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.

 

Keluaran 20: 4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

 

Yesaya 44;9-20 Kebodohan pemujaan patung

Orang-orang yang membentuk patung, semuanya adalah kesia-siaan, dan barang-barang kesayangan mereka itu tidaklah memberi faedah. Penyembah-penyembah patung itu tidaklah melihat dan tidaklah mengetahui apa-apa; oleh karena itu mereka akan mendapat malu. 10 Siapakah yang membentuk allah dan menuang patung yang tidak memberi faedah? 11 Sesungguhnya, semua pengikutnya akan mendapat malu, dan tukang-tukangnya adalah manusia belaka. Biarlah mereka semua berkumpul dan bangkit berdiri! Mereka akan gentar dan mendapat malu bersama-sama.

12 Tukang besi membuatnya dalam bara api dan menempanya dengan palu, ia mengerjakannya dengan segala tenaga yang ada di tangannya. Bahkan ia menahan lapar sehingga habislah tenaganya, dan ia tidak minum air sehingga ia letih lesu. 13 Tukang kayu merentangkan tali pengukur dan membuat bagan sebuah patung dengan kapur merah; ia mengerjakannya dengan pahat dan menggarisinya dengan jangka, lalu ia memberi bentuk seorang laki-laki kepadanya, seperti seorang manusia yang tampan, dan selanjutnya ditempatkan dalam kuil. 14 Mungkin ia menebang pohon-pohon aras atau ia memilih pohon saru atau pohon tarbantin, lalu membiarkannya tumbuh menjadi besar di antara pohon-pohon di hutan, atau ia menanam pohon salam, lalu hujan membuatnya besar.15 Dan kayunya menjadi kayu api bagi manusia, yang memakainya untuk memanaskan diri; lagipula ia menyalakannya untuk membakar roti. Tetapi juga ia membuatnya menjadi allah lalu menyembah kepadanya; ia mengerjakannya menjadi patung lalu sujud kepadanya.16 Setengahnya dibakarnya dalam api dan di atasnya dipanggangnya daging. Lalu ia memakan daging yang dipanggang itu sampai kenyang; ia memanaskan diri sambil berkata: “Ha, aku sudah menjadi panas, aku telah merasakan kepanasan api.” 17 Dan sisa kayu itu dikerjakannya menjadi allah, menjadi patung sembahannya; ia sujud kepadanya, ia menyembah dan berdoa kepadanya, katanya: “Tolonglah aku, sebab engkaulah allahku!”

18 Orang seperti itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak mengerti apa-apa, sebab matanya melekat tertutup, sehingga tidak dapat melihat, dan hatinya tertutup juga, sehingga tidak dapat memahami. 19 Tidak ada yang mempertimbangkannya, tidak ada cukup pengetahuan atau pengertian untuk mengatakan: “Setengahnya sudah kubakar dalam api dan di atas baranya juga sudah kubakar roti, sudah kupanggang daging, lalu kumakan. Masakan sisanya akan kubuat menjadi dewa kekejian? Masakan aku akan menyembah kepada kayu kering?” 20 Orang yang sibuk dengan abu belaka, disesatkan oleh hatinya yang tertipu; ia tidak dapat menyelamatkan jiwanya atau mengatakan: “Bukankah dusta yang menjadi peganganku?”

 

Iklan